Yang kuinginkan bagaimana mengikat rindu, yang semakin liar berlarian di dalam tidurku.
aku ingin terlelap damai. menguntai angan dalam hembusan nafas letihku.
tanpa memikirkanmu
Tapi bagaimana bisa, ak melupakan senyuman selaksa langit selepas hujan itu.
yang teduhnya nyaman. yg sepantasnya kusebut pulang.
yang semesti kuanggap rumah.
bagaimana aku mengingkari, tawa candamu dulu yang candu. Yang habis ku nikmati sendiri, tapi sekarang tidak lagi.
Aku menghitung rintik rindu yang turun malam ini.
sebagian jatuh mengalir sebagian hanya tergenang.
Ak menganggapnya kebodohan takdir.
Lalu apa guna langit malam itu, tugasnya menyediakanku sinar bintang namun sekarang hanya muram mendung yang ia tampilkan.
Aku melukis senja yang mulai meredup itu. membenamkan janji dan impian. Sudahi saja aku. Aku rindu.