Tuesday, November 30, 2021

Mungkin kau membaca rinduku dengan idgom billagunnah. Hingga akhirnya aku melebur tak lagi mendengung.

Eja namaku di hatimu dengan fattah dan tanwin yg benar.
Agar kelak tajwidku sempurna untukmu. Masa lalumu dan masa laluku hanyalah seperti nun mati yg bertemu tanwin, yg tak perlu lagi kau baca.

Mungkin kau menganggapku seperti ikhfa' yg tak tampak lalu kau samarkan

Mungkin kau membaca rinduku dengam idgom bilagunnah hingga akhirnya aku melebur tak lagi mendengung.

Demikian cintaku dalam tanda baca, agar benar kau baca.

Monday, November 29, 2021

Sama-sama jauh bukan berarti menjauh apalagi menjadi musuh.
Mungkin ini rencana Tuhan agar kita saling mencari ruang untuk tumbuh.

Sunday, November 28, 2021

saat ingin menyerah, ingatlah untuk pulang
ada banyak hal yang bisa membuatmu mencoba ulang

Saturday, November 27, 2021

Yang terang-terangan mencintaimu
Yang sembunyi mencintaimu
Mereka sama-sama ingin kamu bahagia

bedanya, ada yg ingin bahagia bersamamu
dan yang satunya hanya ingin kamu bahagia.

Tuesday, November 23, 2021

Rindu ini akan tumbuh dalam teduh
Dalam senyumanmu yang kian rapuh
Pelukan eratmu dulu yang kian luluh
Seolah berubah dari riak menjadi runtuh

Wednesday, September 29, 2021

.

Yang kupikirkan sekarang, bagaimana aku membungkam sepi. yang lama-lama memuakkan. mengganggu mimpi dan kenyataan. 
Yang kuinginkan bagaimana mengikat rindu, yang semakin liar berlarian di dalam tidurku.
aku ingin terlelap damai. menguntai angan dalam hembusan nafas letihku.
tanpa memikirkanmu
 
Tapi bagaimana bisa, ak melupakan senyuman selaksa langit selepas hujan itu.
yang teduhnya nyaman. yg sepantasnya kusebut pulang.
yang semesti kuanggap rumah.
bagaimana aku mengingkari, tawa candamu dulu yang candu. Yang habis ku nikmati sendiri, tapi sekarang tidak lagi.

Aku menghitung rintik rindu yang turun malam ini.
sebagian jatuh mengalir sebagian hanya tergenang.
Ak menganggapnya kebodohan takdir. 
Lalu apa guna langit malam itu, tugasnya menyediakanku sinar bintang  namun sekarang hanya muram mendung yang ia tampilkan.

Aku melukis senja yang mulai meredup itu. membenamkan janji dan impian. Sudahi saja aku. Aku rindu.