Tuesday, November 17, 2009

Senyumanmu, meski bukan untukku

.teman, meski hati ini tak terbayang kan bagaimana hancurnya saat aku melihatmu dengan dia
.mungkin itu salahku karena tak pernah mengatakan isi hatiku ini
.teman, bagiku kau sangat berarti
.yang menjadikan ku dari kerapuhan menjadi sedikit berarti
.teman, kini hadirmu tak seperti dlu lagi
.kau tlah menjadikan dia sebagai tempat berlabuhnya hatimu
.kau begitu mencintainya
.andai saja waktu bisa kuulangi dengan sedikit rasa beraniku
.mungkin waktu takka pernah mengubah perasaanku ini padamu
.jutaan kata katamu itu, walaupun sekilas namun tetap berputar di otakku
.tapi ketika aku melihatmu kini
.penuh senyuman walau bukan untukku
.ku ingin kau tahu bahwa diri ini begitu terluka
.teringat saat kau menangisi dirinya yang menyakitimu
.maaf aku tak bisa berbuat apa apa lagi
.aku terlalu takut untuk kehilanganmu sebagai temanku
.untukmu teman
.persahabatan kita akan selamanya abadi
.aku tak ingin kau terluka
.
thanks for the memories...

0 comments:

Post a Comment